LPG 12 Kg Naik Rp 25.000, Pelanggan Beralih ke 'Tabung Orang Miskin'

Harga-harga kebutuhan merangkak naik sejak akhir 2021. kini"Sekarang saya jual Rp 175.000, sebelumnya saya jual Rp 150.000, kenaikannya Rp 25.000," kata Dwi, pedagang gas di Tanjung Barat, Jakarta Selatan kepada detikcom, kemarin Senin (3/1/2022). Dwi menjelaskan dirinya membeli gas LPG 12 kg dari agen semula Rp 138.000 kini sudah di angka Rp 163.000. Kenaikan terjadi sejak 25 Desember 2021.

"Bilangnya sih (harga naik) tanggal 25 Desember," sebutnya.

Sementara agen gas di kawasan Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, Hasan menuturkan harga gas LPG 12 kg yang dia jual ke warung saat ini Rp 155.000, ditambah ongkos kirim Rp 5.000 jadi totalnya Rp 160.000. Dia mengatakan baru-baru ada kenaikan harga sebesar Rp 5.000.

"Jadi segitu Rp 155.000, kalau sebelumnya (LPG) Rp 150.000. Kalau dikirim Rp 155.000 jadi Rp 160.000, ada ongkos kirim," tambahnya.

Konsumen pun memilih beralih ke tabung gas LPG 3 kg. Selengkapnya di halaman selanjutnya.

Dwi menuturkan terjadi kenaikan Rp 25.000. Hal itu membuatkonsumennya ingin beralih ke gasLPG 3 kg tabung melon. Padahal LPG 3 kg seharusnya hanya untuk masyarakat miskin dan rentan. Dwi mengatakan pembelinya komplain atas kenaikan harga LPG 12 kg yang semula hanya Rp 150.000.

"Ya komplain lah, ada yang mau tukar ke tabung 3 kilo, ya kalau kita mah ngelayanin aja ya. Banyak yang mau beralih ke (LPG) 3 kilo," katanya.

Harga gas LPG 3 kg dia sebut masih normal. Dwi menjualnya di Rp 20.000. Lantaran kenaikan harga gas LPG 12 kg sangat signifikan tidak mengherankan jika konsumen ingin beralih.

"Ya kemungkinannya akan switching ke sana sih, jauh habis (kenaikannya) Rp 25.000, kaget, biasa naik maksimal rata-rata cuma Rp 5.000 tiba-tiba Rp 25.000, jedar juga," tuturnya.

Dia heran harga gas yang naik sejauh ini hanya produk Pertamina. Sedangkan merek lain masih normal harganya, misalnya Blue Gas.

"Ya itu yang jadi pertanyaan sebenarnya, Blue Gas Rp 110.000, dia 7,5 kilo, masih normal. Agak aneh menurut saya karena harusnya source-nya (sumbernya) sama harusnya naik," tambahnya. [msn]