Jet Tempur Pilihan Prabowo Boros, 1 Jam Terbang Rp 253 Juta!

Indonesia dipastikan sebentar lagi akan memboyong jet tempur Dassault Rafale. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. Dalam keterangannya, Kasau mengatakan bahwa Dassault Rafale nantinya akan menemani F-16, Sukhoi SU-27, dan Sukhoi SU-30 yang sudah dioperasikan TNI AU. Selain Dassault Rafale, TNI AU juga dikabarkan akan membeli F-15X.

"Kami menginginkan pesawat generasi 4,5 dan menginginkan yang 'heavy' atau medium ke atas. Karena kita saat ini sudah ada F-16 sudah ada Sukhoi buatan Rusia," kata Fadjar pada akhir Desember 2021 lalu dikutip Detik.com.

Sebenarnya, Dassault Rafale sendiri memang sudah dibidik oleh Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto Djojohadikusumo sejak lama. Armada tempur buatan Prancis itu diklaim mampu sebagai proyeksi kekuatan dan penyebaran untuk misi eksternal, misi serangan dalam, dukungan udara untuk pasukan darat, misi pengintaian, pelatihan serangan pilot, dan tugas pencegahan nuklir.

Dari sejumlah sumber, CNBC Indonesia menemukan bahwa, pesawat ini memiliki sejumlah spesifikasi. Pesawat dilengkapi mesin ganda M88-2 buatan SNECMA dan jet mampu terbang dengan kecepatan 1.389 km/jam.

Dari segi persenjataan, Dassault Rafale juga dapat menggendong berbagai senjata perang. Seperti Mica, Magic, Sidewinder, ASRAAM dan rudal udara-ke-udara AMRAAM, rudal udara-ke-darat Apache, AS30L, ALARM, HARM, Maverick dan PGM100 serta rudal anti-kapal Exocet/AM39, Penguin 3 dan Harpoon anti-ship missiles.

Namun, dengan kemampuan ini, Dassault Rafale bukanlah pesawat yang murah untuk dioperasikan. Dikutip dari Stratpost, biaya terbang per jam pesawat tempur Rafale mencapai USD 16.500 (Rp 253,4 juta).

Mengenai harga per unitnya, mengutip laporan India Times, Rafale dipatok dengan harga per unit USD 115 juta (Rp 1,6 triliun). Harga Rafale ini membuat pesawat itu menjadi pesawat tempur keempat termahal dunia, hanya lebih murah dari Lockheed Martin F-35B (USD 135,8 juta), Eurofighter Typhoon (USD 124 juta) dan serta F-35C (USD 117,3 juta). [cnbcindonesia]