Bagikan Bantuan Bergambar Puan Maharani, Ini Alasan Anggota DPR Yadi Srimulyadi

Warga di wilayah Kecamatan Solokan Jeruk dan Paseh, Kabupaten Bandung, Jawa Barat digegerkan dengan bantuan yang pem bungkusnya ada gambar Ketua DPR Puan Maharani.

Bantuan tersebut diberikann oleh Anggota Komisi II DPR RI, Yadi Srimulyadi turun ke daerah pemilihannya Dapil II Jabar melakukan reses dan bertemu dengan para kader PDI Perjuangan yang ada di wilayah pemilihannya, Minggu (2/1/2022).

Yadi adalah warga Kampung Lalareun, Majalaya, Kabupaten Bandung.

Dalam reses itu, Yadi memberikan sejumlah bantuan dan bakti sosial 'Puan Maharani Peduli'.

Sebagai anggota DPR RI, Yadi mengaku mendapatkan amanat untuk turun ke daerahnya serta menyampaikan salam dari Puan Maharani yang merupakan Ketua DPP PDIP bidang politik dan keamanan kepada para kadernya di Bandung.

"Bagi-bagi sembako kepada masyarakat kan sudah di 20 titik. Nah, sekarang giliran bagi-bagi ke kader PDI Perjuangan. Ya kalau total sepertinya sudah ada sebanyak 2.000 sembako yang disalurkan," katanya.

Ketika disinggung terkait pembagian sembako ini bagian dari upayanya dalam pencalonan presiden pada 2024, Yadi membantahnya. Dia menyebut ini murni karena peduli terhadap para kader yang ada di bawah.

"Belum lah (pencalonan). Belum sampai ke arah sana. Lagipula kan masalah Pilpres itu nantinya bakal dibahas pada saat Rakernas," katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Harjoko menyebut selama dua tahun ini masyarakat sangatlah terdampak adanya pandemi Covid-19, terutama dalam hal ekonomi sehingga perlu mendapatkan perhatian lewat bantuan-bantuan, baik kebutuhan pokok maupun pelatihan-pelatihan yang bisa membuat warga mandiri.

"Sentuhan mbak Puan melalui para anggota DPR fraksi PDI Perjuangan Dapil II Jabar sangatlah rutin dilakukan. Mungkin akan terus berlanjut. Kami juga sejak 2 tahunan selalu siaga 1x24 jam terkait kebutuhan pangan kepada warga," katanya.

Di kesempatan reses ini juga, Yadi sedikit menanggapi terkait rencana hadirnya Tol Cigatas yang bisa menghubungkan di wilayah Selatan Jabar. Menurutnya, terkit urusan teknis ada di Menteri PUPR juga Jasamarga.

"Kami (DPR RI) hanya mendorong kebijakannya untuk segera diadakan Tol Cigatas. Sekarang tahapannya sudah di pendataan dan belum pada pembebasan lahan," ujarnya.

Kehadiran Cigatas tentu kata Yadi sangatlah strategis dan dibutuhkan. Sebab, saat ini untuk menuju ke wilayah Selatan Jabar masih belum ada akses, berbeda halnya seperti di utara ada Cipali, lalu ke barat ada Cipularang, dan lainnya.

"Cisumdawu kan alhamdulillah selesai. Ya pastinya kami mendorong dewan untuk percepat pembangunan Cigatas," katanya. (*) [msn]