Persiapan Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Indonesia

Vaksinasi corona ke anak usia 6 sampai 11 tahun di Indonesia segera dimulai pada 24 Desember 2021.

Daerah mana saja yang bisa memulai? Kemenkes menyebut Jawa dan Bali sudah siap melaksanakan vaksinasi anak.

"Dimulai di Jawa-Bali dan mungkin ada tambahan beberapa kabupaten luar Jawa dan Bali," kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam keterangannya

Lantas di mana lokasi vaksinasi anak ini?

"Bisa di sekolah, faskes, atau sentra vaksinasi," tutur dia.

Jumlah vaksin yang akan dialokasikan pada kick off program ini sebanyak 6,4 juta dosis. Vaksin yang digunakan vaksin Sinovac yang memang sudah mendapat izin BPOM.

Yang perlu diingat, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 66 vaksinasi pada kelompok usia 6-11 bisa dimulai saat cakupan vaksinasi dosis pertama di atas 70 persen dan lansia 60 persen.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bali menyasar sebanyak 398.743 anak usia 6-11 tahun untuk mengikuti program vaksinasi corona. Dinkes Bali masih menunggu petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan vaksinasi tersebut dari Kemenkes RI.

"Kita masih nunggu juknis saja," kata Kadinkes Bali I Ketut Suarjya saat dihubungi, Minggu (12/12).

Adapun rincian target sasaran tersebut tersebar di Kabupaten Badung sebanyak 45.406 anak, Bangli 24.733 anak, Buleleng 85.070 anak, Kabupaten Gianyar sebanyak 40.787 anak.

Kabupaten Jembrana sebanyak 31.773 anak, Karangasem 55.599 anak, Klungkung 20.034 anak, Tabanan 35.215 anak dan Kota Denpasar sebanyak 60.126 anak.

Sementara itu, Plt Kepala SDN 28 Dangin Puri Denpasar Ni Putu Wiwik Kusuma mengatakan, tengah mensosialisasikan program ini kepada orang tua murid melalui daring. Ia berencana menyiapkan beberapa hal dalam menjalankan program ini.

Beberapa di antaranya adalah menyiapkan koordinasi dengan Dinkes Kota Denpasar dan Puskesmas memantau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dan surat persetujuan dari orang tua bahwa anak mengikuti vaksinasi.

"Kita juga akan meminta surat persetujuan yang mana sifatnya tidak memaksa orang tua. Kita tetap sosialisasikan dampaknya seperti apa jika tidak divaksin, tentu itu akan dikembalikan kepada orang tua masing-masing (berkenan atau tidak anaknya divaksin corona)," kata dia.

Sementara itu, berdasarkan data Dinkes Bali capaian vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 101 persen atau 3.457.931 orang dari target sasaran 3.405.130 orang. Dosis kedua mencapai 89,78 persen atau 3.056.995 orang.

Pemerintah berencana melaksanakan vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun pada 24 Desember 2021 mendatang di Jawa-Bali dengan Sinovac. Hal ini disebabkan kasus corona pada anak di Indonesia cukup tinggi.

Vaksinasi corona anak untuk anak 6-11 tahun di Jakarta segera dimulai. Pendataan sudah dilakukan, tinggal eksekusi bertahap.

“Untuk vaksinasi anak 6-11 tahun, Dinkes sudah siap, insyaallah minggu depan, tinggal menunggu regulasi dari Kementerian Kesehatan ya,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria kepada wartawan setelah acara Sosialisasi nasional terkait Keputusan Menteri Parekraft RI mengenai 'Pedoman Pengembangan Desa Kreatif Indonesia' di Balai Kesenian, Balekambang Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (12/12).

Nantinya proses pemberian vaksinasi akan dilakukan di beberapa tempat seperti area sekolah dan juga GOR. Untuk mekanisme pemberian vaksinasi, tidak akan jauh berbeda dengan tata cara vaksinasi untuk anak 12-18 tahun.

Vaksinasi anak akan menggunakan vaksin Sinovac. Vaksin ini telah mendapat persetujuan dan izin darurat dari BPOM untuk anak 6-11 tahun.

Vaksinasi corona anak ke lansia di atas 60 tahun masih pekerjaan rumah besar bagi pemerintah Indonesia. Sebab, capaiannya belum juga memuaskan.

Dikutip dari situs vaksin.kemkes.go.id, Minggu (12/12), baru 7.981.464 lansia dari target 21.553.118 orang yang divaksin lengkap. Atau baru 37 persen dari target.

Sementara yang menerima vaksinasi pertama 12.309.021 orang. Atau 57 persen dari target.

Padahal vaksinasi ke lansia sudah dimulai sejak awal program dimulai. Namun hampir setahun berjalan, target 70 persen minimal belum juga tercapai.

Sementara itu progres vaksinasi anak 12-17 tahun jauh lebih cepat. Padahal program ini baru pertengahan 2021.

Sejauh ini, sudah lebih dari 15 juta anak 12-17 tahun menerima vaksinasi 2 dosis. Atau 58 persen dari target 26 juta anak.

Sementara yang menerima vaksinasi pertama sebanyak 20,9 juta. Atau 78,36 persen dari target.

Dengan ini, pemerintah harus senantiasa memutar otak dan bekerja sama dengan masyarakat untuk mempercepat vaksinasi lansia. Sebab, mereka kelompok yang paling rawan apabila terinfeksi corona. [msn]