Mal Mulai Sepi, Toko-Toko Terancam Bangkrut

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 diperpanjang hingga 9 Agustus 2021. Keputusan ini pun berdampak pada pengusaha serta karyawan di pusat perbelanjaan karena terbatasnya operasional,

Pengusaha Pusat Perbelanjaan sebenarnya berharap pelonggaran bagi mal untuk dapat beroperasi lantaran para karyawannya sudah di vaksin. Namun hal tersebut belum terealisasi sehingga mencemaskan nasib para karyawan mal.

"Pemberlakuan perpanjangan kembali PPKM berdasarkan level semakin mengkhawatirkan akan terus berkepanjangan," kata Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (3/8/2021).

Dalam pelaksanaan PPKM yang telah berlangsung sebelumnya, dia menilai pemberlakukan PPKM berdasarkan level masih belum efektif untuk membawa banyak wilayah keluar dari PPKM level 4.

Oleh karena itu, dirinya mengkhawatirkan soal PHK serta gulung tikar para penyewa toko ataupun tenant di pusat perbelanjaan atau mal.

"Penutupan usaha yang terus berkepanjangan akan mengakibatkan kembali banyak pemutusan hubungan kerja (PHK) dan memulai terjadinya penutupan usaha para penyewa secara permanen,"terangnya.

PPKM Level 4 memberikan beban berganda lantaran pusat perbelanjaan yang mengalami kondisi keuangan yang berat akibat pandemi Covid-19 berlangsung berkepanjangan. Meski terjadi perbaikan kegiatan ekonomi pada semester I/2021, keuangan pusat perbelanjaan masih defisit.[okezone]