Usai Melayani 2 Pria, Wanita Booking Online Kabur dari Hotel, Badan Penuh Luka dan Lumpur

Seorang perempuan yang dipekerjakan sebagai wanita panggilan atau PSK melarikan diri dari sebuah hotel. Dalam kondisi badan penuh lumpur dan terluka, perempuan tersebut datang ke Mapolsek Negara untuk menyampaikan pengaduan. Polisi bergerak cepat menangkap muncikari prostitusi online yang mempekerjakan perempuan tersebut.

"Sekitar pukul 21.00 Wita, seorang wanita datang ke Polsek Negara dengan kondisi memprihatinkan. Ia mengaku melarikan diri dari salah satu hotel karena dipekerjakan sebagai wanita panggilan," kata Kapolsek Negara Ajun Komisaris Polisi I Gusti Made Sudarma Putra.

Dari keterangan wanita yang datang tersebut, polisi mendatangi salah satu hotel di Desa Baluk serta membawa tiga wanita lain. Berdasarkan laporan korban, kata dia, polisi menangkap PW yang bertindak sebagai muncikari yang menawarkan wanita kepada pria hidung belang lewat aplikasi online.

"Kami menjeratnya dengan Undang-Undang tentang Perdagangan Manusia dan KUHP. Untuk selanjutnya, pelaku dan korban masih kami periksa," katanya. Berdasarkan keterangan sementara, pelaku yang beralamat di Bekasi, Jawa Barat, ini menjerat korban dengan menjanjikan kerja di Spa serta sempat diajak keliling dari Denpasar, Singaraja hingga Jembrana.

Di wilayah Negara, kata dia, sebelum melarikan diri, korban yang berasal dari Bogor, Jawa Barat, ini sempat melayani dua orang tamu.

"Saat menunggu tamu ketiga yang disampaikan muncikari, ia sudah tidak tahan sehingga melarikan diri dengan meloncat jendela kamar hotel. Kemudian menyusuri areal persawahan dan menghubungi kawannya untuk mengantarkan ke Polsek Negara," kata Sudarma. Dari tempat kejadian perkara dan pelaku, polisi mengamankan uang, telepon genggam, dan sejumlah barang lain sebagai barang bukti. (antara/jpnn).[jpnn]