Emosi, Pria Bunuh Wanita Penghibur karena Korban Menolak Bercinta

Soko (57), diamankan polisi atas dugaan pembunuhan seorang wanita bernama Karmila (53) di Wonogiri, Jawa Tengah pada Minggu (27/6/2021). Pria beristri tersebut ditangkap di depan Stasiun Gubeng, Surabaya pada Senin (28/6/2021). 

Kasus tersebut berawal saat N (40) menemukan mayat bersimbah darah di dapur rumahnya di Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri pada Minggu siang.

Saat itu N baru pulang dari rumah ibunya. Ketika sampai di rumah, rumahnya terkunci dan ia pun membuka pintu rumah dengan kunci cadangan. Ia pun terkejut saat melihat banyak bercak darah di lantai rumahnya. Karena curiga, ia pun langsung mencari suaminya, Soko. N berteriak saat di dapur menemukan sosok yang tertelungkup dengan kondisi bersimbah darah.

Ia mengira sosok itu itu adalah suaminya. N pun langsung meminta bantuan ke tetangga.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sabut dengan bercak darah. Tak hanya itu, polisi juga menemukan satu kalung emas yang terputus dan cincin emas. 

Di tubuh tersebut, ditemukan luka tusuk di leher depan. Serta ada luka sobek di punggung sebelah kiri dan robek di kepala bagian kiri hingga rahang. Dari hasil otopsi, mayat tersebut bukan suami N, tapi sosok wanita yang diketahui bernama Karmila. Hasil pemeriksaan polisi, Karmila berprofesi sebagai wanita penghibur di Pasar Purwantoro. 

Polisi pun melakukan penyelidikan dan terduga pelaku pembunuhan adalah Soko, suami N pemilik rumah. Soko pun ditangkap di Surabaya dan ia digelendang ke Polres Wonogiri. Paur Humas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono mengatakan Suko tega membunuh Karmila karena korban menolak diajak berhubungan badan. Padahal pelaku sudah memberi uang Rp 300.000 kepada korban. 

“Jadi motifnya sementara korban diajak berkencan tidak mau. Lalu pelaku sakit hati karena merasa sudah mengasih uang kurang lebih Rp. 300.000 kepada korban,” kata Iwan. Dari kasus tersebut, polisi mengamankan satu buah golok, satu buah sabit, satu ponsel milik korban yang dibawa pelaku, dan satu ponsel milik pelaku. “Tersangka kami tangkap setelah sehari sebelumnya dia membunuh seorang wanita penghibur," kata Iwan. [kompas]