Percepat Pencairan BLT UMKM, Proses Administrasi Bakal Dilakukan Online

BLT UMKM 2021 untuk tahap kedua akan cair dalam waktu dekat. Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) tengah mempersiapkan penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM 2021. Penyaluran tersebut diharapkan bisa tertib dan sesuai protokol kesehatan.

Dilansir dari Instagram @kemenkopukm, Senin (26/4/2021), Kemenkop UKM sedang mengembangkan proses administrasi secara elektronik. 

Hal tersebut bertujuan untuk mempersingkat dan mempermudah penyaluran, sehingga menghindari protokol kesehatan. Kemenkop UKM akan berkoordinasi dengan Kementerian keuangan, KPK, BPK, dan lembaga lain dalam perencanaan proses elektronik dan administrasi tersebut.

Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya mengatakan, dia dan jajarannya menyayangkan proses penyaluran BLT UMKM yang tidak tertib. Dia mendorong seluruh pihak untuk mematuhi protokol kesehatan ketika proses penyaluran. 

“Kami sangat menyayangkan terjadinya proses penyaluran BPUM yang tidak tertib. Karena itu, kami mendorong pihak terkait dalam melaksanakan penyaluran baik saat pendaftaran dan pencairan nanti, agar tertib dan menaati protokol kesehatan,” ujar Eddy Satriya dalam Instagram @kemenkopukm, Senin (26/4/2021).

Sebagai informasi, BLT UMKM 2021 akan kembali dicairkan untuk tahap kedua kepada 3 juta penerima. Bantuan ini memiliki anggaran sebesar Rp15,36 triliun. Pada pencairan tahap I, telah tersedia anggaran sebesar Rp11,76 triliun bagi 9,8 juta pelaku usaha mikro. 

Saat ini penyaluran BLT UMKM 2021 akan dilakukan satu pintu. 

Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM Kabupaten/Kota menjadi satu-satunya lembaga pengusul calon penerima bantuan ini. Oleh karena itu, pelaku usaha mikro yang belum menerima bantuan sebelumnya harus mengajukan diri untuk mendapatkan stimulus kepada lembaga tersebut.[okezone]